Kamis, 29 Juni 2017

Mantan Bupati Jayapura ingin menjabat Wagub Papua

id Mantan Bupati Jayapura ingin jabat Wagub Papua
Mantan Bupati Jayapura ingin menjabat Wagub Papua
Habel Melkias Suwae saat mendaftar di DPD Partai Golkar Provinsi Papua. (Foto: Antara Papua/Musa Abubar)
Yang kami sudah daftar itu di Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Nasional Demokrasi (NaSdem), Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Semua saya daftar sebagai bakal calo
Jayapura (Antara Papua) - Mantan Bupati Jayapura Habel Melkias Suwae ingin menjabat Wakil Gubernur (Wagub) Papua sehingga mendaftarkan diri di lima partai politik untuk mengikuti pilkada serentak Juni 2018.

"Yang kami sudah daftar itu di Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Nasional Demokrasi (NaSdem), Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Semua saya daftar sebagai bakal calon wakil gubernur," kata Habel di Jayapura, Minggu.

Menurut dia, setiap bakal calon yang mendaftar di partai politik untuk maju dalam pilkada tentunya mempunyai latar belakang kepemimpinan, dan pengalaman.

Namun, Habel lebih memilih bakal calon Wakil Gubernur Papua periode lima tahun berikutnya, daripada bakal calon gubernur sebagaimana dilakukan sejumlah kandidat.

"Saya adalah bagian dari kelompok yang daftar-daftar ini sehingga saya tidak punya hak untuk menentukan mau gandeng siapa. Tetapi satu hal yang sama adalah sebagai manusia biasa tentu pasti ada kelebihan dan kekurangan," ujarnya.

Kelebihan calon wakil gubernur, kata Habel, berkemampuan mendukung pekerjaan gubernur.

Sedangkan kelebihan calon gubenur didukung oleh calon wakil gubernur dan kekurangan seorang gubernur akan didukung oleh seorang wakil gubernur.

"Dan kesemuanya itu tentu butuh pengalaman kepemimpinan," kata Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Provinsi Papua itu.

"Pertama saya pikir semua warga negara punya hak dipilih dan memilih, saya juga warga negara dan punya hak itu," sambungnya.

Atas dasar itulah, Habel mengaku mendaftar di Pilgub Papua 2018 di beberapa partai, dan juga berbekal pengalaman kepemimpinan di Kabupaten Jayapura.

Pengalaman kepemimpinan sebagai Bupati Kabupaten Jayapura sejak 2001-2011 tetapi juga pernah menjabat sebagai ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jayapura selama dua tahun.

"Karena syarat-syarat untuk menjadi seseorang yang mau dipilih itu kan memang ada sayaratnya, ada pengalaman kepemimpinannya, dan saya merasa bahwa saya bisa karena saya punya pengalaman kepemimpinan," ujarnya.

Hal lainnya, lanjut Habel, yakni pernah maju sebagai calon Gubernur Papua dari Partai Golkar dan partai koalisi seperti PDI-P, PKS, PKB dan PBB, PDS, dan sempat meraih hasil yang cukup signifikan meskipun tidak menang.

"Saya pikir kalau ada peluang untuk bisa mengapa tidak," katanya. (*)

Editor: Anwar Maga

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga