Kamis, 29 Juni 2017

Bupati Mimika tidak perpanjang rekomendasi pemasok minuman beralkohol

id Bupati Mimika tidak perpanjang rekomendasi pemasok minuman beralkohol, Papua
Bupati Mimika tidak perpanjang rekomendasi pemasok minuman beralkohol
Bupati Mimika Eltinus Omaleng. (Foto: Antara Papua/Jeremias Rahadat)
Mulai 1 Oktober mendatang pemasok minuman beralkohol harus berhenti karena saya tidak akan memperpanjang rekomendasi untuk mereka
Timika (Antara Papua) - Bupati Mimika Eltinus Omaleng menyatakan tidak akan memperpanjang rekomendasi untuk perusahaan pemasok minuman beralkohol di wilayah itu.

"Mulai 1 Oktober mendatang pemasok minuman beralkohol harus berhenti karena saya tidak akan memperpanjang rekomendasi untuk mereka," kata Bupati Eltinus di Timika, Rabu.

Terdapat tiga perusahaan yang bertindak sebagai pemasok sekaligus distributor utama minuman beralkohol di wilayah Kabupaten Mimika, Provinsi Papua, yakni Irian Jaya Sehat, Bram Bersaudara dan PT Pangan Sari.

Selama ini, aktivitas pasokan minuman beralkohol ke wilayah Timika berdasarkan rekomendasi yang dikeluarkan oleh pemkab setempat.

Eltinus mengatakan pemasok maupun distributor harus mendukung kebijakan Gubernur Papua dan Bupati Mimika untuk memerangi minuman beralkohol di Papua dan Mimika secara khusus.

"Kebetulan batas waktu rekomendasi sampai 1 Oktober sehingga kami berikan kesempatan bagi mereka untuk menjual habis stok yang ada di gudang dan tidak boleh suplai lagi," ujar Eltinus.

Ia mengakui selama ini kasus kriminalitas di Timika kebanyakan dipicu oleh minuman beralkohol.

Hal tersebut menurutnya sangat disayangkan karena nyawa manusia melayang percuma.

"Setelah menertibkan minuman beralkohol pabrikan maka kita akan lihat sama-sama minuman beralkohol lokal lain baik yang dibuat di Timika maupun yang dipasok dari luar Timika," ujarnya.

Dalam upaya memerangi minuman beralkohol di Mimika, Pemkab setempat telah menindaklanjuti Peraturan Daerah Provinsi Papua Nomor 15 tahun 2013 tentang Pelarangan Produksi, Pengedaran, dan Penjualan Minuman Beralkohol, dengan menetapkan Perda Nomor 13 tahun 2014 yang mengatur tentang larangan pemasukan, penyimpanan, pengeluaran dan penjualan serta memproduksi minuman beralkohol di Kabupaten Mimika.

Perda yang diterbitkan Pemkab Mimika tersebut ditindaklanjuti juga dengan pembentukan tim pengendalian dan pengawasan perda minuman beralkohol Kabupaten Mimika yang melibatkan unsur TNI, Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh perempuan dan lainnya. (*)

Editor: Anwar Maga

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga