Selasa, 22 Agustus 2017

Masjid Babussalam Timika dipadati jamaah shalat tarawih

id Masjid Babussalam Timika dipadati jamaah shalat tarawih Mimika
Masjid Babussalam Timika dipadati jamaah shalat tarawih
Ribuan jamaah mengikuti Shalat Tarawih berjamaah di Masjid Agung Babussalam Timika menyambut datangnya bulan suci ramadhan, Jumat (26/5). (Foto: Antara Papua/Evarianus Supar)
"Kami mengundang dua ustadz dari luar Papua untuk menjadi imam dan penceramah selama Ramadhan. Kami berharap Ramadhan tahun ini benar-benar dimanfaatkan oleh seluruh umat Islam"
Timika (Antara Papua) - Masjid Agung Babussalam Timika, dipadati jamaah yang mengikuti shalat Isya dan shalat Tarawih pada malam pertama Ramadhan 1438 Hijriah, Jumat (26/5) malam.

Ketua DKM Masjid Agung Babussalam Timika Ustadz Akhir Iribaram di Timika, Jumat, mengatakan jajarannya akan mendatangkan sejumlah imam dan penceramah dari luar Papua untuk mengisi siraman rohani selama bulan puasa Ramadhan.

Dua ustadz diundang ke Timika untuk memimpin ibadah dan ceramah selama Ramadhan di Masjid Agung Babussalam tersebut yakni Ustadz Al Hafidz Muhammad Sahal Amin Abdullah yang akan bertindak sebagai imam. Sementara Ustadz Dr H Abdul Wahid Haddade akan bertindak sebagai penceramah pada 10 hari awal Ramadhan.

"Ya, kami mengundang dua ustadz dari luar Papua untuk menjadi imam dan penceramah selama Ramadhan. Kami berharap bulan puasa Ramadhan tahun ini benar-benar dimanfaatkan oleh seluruh umat Islam di Kabupaten Mimika untuk mendekatkan diri pada Allah SWT," jelas Iribaram.

Umat Islam meminta dukungan seluruh komponen warga Mimika, terutama di Kota Timika agar menjaga situasi kambitmas selama bulan ramadhan.

"Kami juga mohon dukungan dari seluruh warga Mimika terutama dari saudara-saudara Nasrani (Katolik dan Protestan), Hindu, Budha dan lainnya untuk memberikan rasa aman dan nyaman selama umat Islam menjalankan ibadah puasa," harap Iribaram.

Berdasarkan pantauan di Masjid Agung Babussalam Timika, Jumat malam, jamaah yang hadir mengikuti shalat Isya dan shalat Tarawih pada malam pertama Ramadhan 1438 Hijriah sangat banyak.

Selain dalam masjid, jamaah lainnya mengikuti shalat di luar masjid.

Aparat keamanan dari TNI-Polri tampak berjaga di kedua sisi Jalan Ki Hajar Dewantara, tepat di depan Masjid Agung Babussalam.

Sementara panitia dan petugas pengamanan internal sibuk mengatur parkir kendaraan jamaah.

Penentuan awal Ramadhan tahun ini dilakukan melalui pemantauan hilal pada 84 titik yang tersebar di 33 provinsi seluruh Indonesia. (*)

Editor: Evarianus Supar

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga