Pelayanan di PLBN Skouw Papua ditutup sementara

id Pelayanan di PLBN Skouw Papua ditutup sementara, Jayapura, Papua
Pelayanan di PLBN Skouw Papua ditutup sementara
Pelayanan imigrasi di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw yang terletak di perbatasan RI-PNG, sudah digunakan untuk melayani warga yang hendak keluar maupun masuk ke wilayah RI. Tampak dua warga RI yang melapor di pos imigrasi setibanya di PLBN Skouw, Senin (8/5) (Foto: Antara Papua/Evarukdijati)
Untuk hari ini, tidak ada pelayanan di PLBN Skouw dan itu sudah diberitahukan kepada pihak PNG
Jayapura (Antara Papua) - Pelayanan di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw, Papua yang berbatasan dengan Papua Nugini, ditutup sementara karena Presiden Joko Widodo dijadwalkan meresmikan pos tersebut, pada Selasa.

"Untuk hari ini, tidak ada pelayanan di PLBN Skouw dan itu sudah diberitahukan kepada pihak PNG," kata Kepala Biro Perbatasan dan Kerjasama Luar Negeri Pemprov Papua Suzana Wanggai kepada Antara di Jayapura.

Suzana mengatakan setiap hari sekitar 200 warga negara PNG berkunjung ke pasar yang berjarak sekitar 300 meter dari PLBN Skouw untuk berbelanja berbagai kebutuhan sehari-hari.

Masyarakat PNG banyak yang lebih memilih berbelanja di pasar batas dari pada beli di kotanya karena harga yang ditawarkan relatif lebih murah dan bervariasi.

Pasar Skouw dibuka setiap hari namun saat hari pasar yakni Selasa, Kamis dan Sabtu jumlah penjual lebih banyak dibanding hari biasanya dan warga PNG yang berbelanja juga lebih banyak karena mereka tidak saja berasal dari Provinsi Sandaun tetapi juga daerah sekitarnya, kata Suzana Wanggai.

Sementara itu Kepala Imigrasi Jayapura Yopi Wattimena secara terpisah mengatakan, petugas imigrasi yang bertugas di PLBN Skouw dibagi dua tempat yaitu sisi keberangkatan maupun kedatangan.

Di PLBN Skouw sendiri terdapat dua loket yakni loket tradisional yang dikhususkan untuk mereka yang menggunakan pas lintas batas dan loket paspor, kata Wattimena.

PLBN Skouw yang akan diresmikan Presiden Jokowi, dilengkapi berbagai fasilitas termasuk car wash, x ray dan sarana penunjang lainnya. (*)

Editor: Anwar Maga

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga